<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berbagi Rejeki dan Berbagi Informasi</title>
	<atom:link href="http://tubagusivan.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tubagusivan.com</link>
	<description>By www.tubagusivan.com</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jun 2011 14:31:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Sang Juara</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/06/21/sang-juara/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/06/21/sang-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2011 13:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada Seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan Mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya. Ada seorang Anak bernama Ivan. Mobilnya tak istimewa, namun Ia termasuk dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="alignleft size-medium wp-image-272" title="Bermain Mobil AB" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/06/Bermain-Mobil-AB-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" /></a>Suatu ketika, ada Seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan Mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.</p>
<p>Ada seorang Anak bernama Ivan. Mobilnya tak istimewa, namun Ia termasuk dalam 4 Anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Ivan lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan Mobil itu untuk berpacu melawan Mobil lainnya.</p>
<p>yah..memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Ivan bangga dengan itu semua, sebab, Mobil itu buatan tangannya sendiri.</p>
<p>Tibalah saat yang di nantikan, Final kejuaraan Mobil balap mainan, setiap Anak mulai bersiap digaris start, untuk mendorong Mobil Mereka kencang &#8211; kencang. Di setiap jalur lintasan , telah siap 4 Mobil dengan 4 Pembalap kecilnya, lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah.</p>
<p><span id="more-268"></span>Namun, sesaat kemudian, Ivan meminta waktu sebentar sebelum lomba di mulai. Ia tampak berkomat kamit seperti sedang berdoa, Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu , semenit kemudian Ia berkata &#8230;&#8221; Ya aku siap &#8220;.</p>
<p>&#8221; Dor &#8220;, tanda telah di mulai, dengan satu hentakan kuat, Mereka mulai mendorong Mobilnya kuat &#8211; kuat, Semua Mobil itupun meluncur dengan cepat. Setiap Orang bersorak &#8211; sorai, bersemangat, menjagokan Mobilnya masing &#8211; masing. &#8221; Ayo..Ayo..Cepat..Cepat..&#8221;, &#8221; Maju..Maju..&#8221; begitu teriak mereka, setiap Mobil sudah mendekati garis finish dan&#8230;Ya Ivanlah pemenangnya. semuanya senang begitu juga Ivan. Ia berucap, dan berkomat &#8211; kamit lagi dalam hati, terima kasih.</p>
<p>Saat pembagian piala tiba, Ivan maju kedepan dengan bangga. Sebelum Piala itu di serahkan, Ketua Panitia bertanya. &#8221; Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang Bukan ? &#8220;. Ivan terdiam. &#8221; Bukan, Pak bukan itu yang aku panjatkan &#8221; kata Ivan.</p>
<p>Ia lalu melanjutkan &#8221; Sepertinya tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongKu mengalahkan orang lain, Aku hanya memohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah &#8220;. Semua hadirin terdiam mendengar itu, setelah beberapa saat , terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.</p>
<p><span style="color: #ff00ff;"><span style="text-decoration: underline;">Renungan</span> : </span></p>
<p>Anak- anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding Kita semua, Ivan tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian, Ivan tak memohon kepada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya, namun Ivan bermohon pada Tuhan agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua, Ia berdoa agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.</p>
<p>Mungkin, telah banyak waktu yang kita telah lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan Kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan Kita nomer satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian, terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan Mata. Padahal, bukankah yang Kita butuh adalah bimbingan- Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya.</p>
<p>Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa Kita kuat, Kita sering lupa, dan Kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini, tak adakah semangat perjuangan yang mau Kita lalui ? Saya yakin, Tuhan memberikan Kita ujian yang berat, bukan untuk membuat Kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. sesungguhnya Tuhan sedang menguji setiap HambaNya yang shaleh.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/06/21/sang-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Meningkatkan Ranking Alexa</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/05/26/cara-meningkatkan-ranking-alexa/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/05/26/cara-meningkatkan-ranking-alexa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 May 2011 04:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[alexa]]></category>
		<category><![CDATA[cara meningkatkan Alexa]]></category>
		<category><![CDATA[tips meningkatkan Alexa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya aku ngga begitu ngeh tentang Alexa sampai ketika seorang teman menanyaiku tentang ranking Alexa. Lalu mulailah aku mencari tau tentang Alexa. Memang… Alexa Traffic Rank tidak sepopuler punyanya Google. Namun ternyata Alexa Rank cukup penting bagi para Blogger yang ingin menjadikan blog-nya sebagai monetize blog karena kebanyakan menggunakan rank Alexa sebagai syarat atau patokan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya aku ngga begitu ngeh tentang <a href="http://www.alexa.com/" target="_blank">Alexa</a> sampai ketika seorang teman menanyaiku tentang ranking <a title="www.tubagusivan.com" href="http://www.alexa.com/" target="_blank">Alexa</a>.</p>
<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="size-full wp-image-262 alignleft" title="alexa" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/05/alexa.png" alt="" width="123" height="97" /></a>Lalu  mulailah aku mencari tau tentang Alexa. Memang… Alexa Traffic Rank  tidak sepopuler punyanya Google. Namun ternyata Alexa Rank cukup penting  bagi para Blogger yang ingin  menjadikan blog-nya sebagai monetize blog karena kebanyakan menggunakan  rank Alexa sebagai syarat atau patokan dalam menentukan “harga” sebuah  website.</p>
<blockquote><p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>Alexa Traffic Rank:</strong></span><br />
<span style="color: #3366ff;"> <em>The traffic rank is based on three months of aggregated historical traffic data from millions of Alexa Toolbar  users and is a combined measure of page views and users (reach). As a  first step, Alexa computes the reach and number of page views for all  sites on the Web on a daily basis.</em></span></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><em>The main Alexa traffic rank is  based on the geometric mean of these two quantities averaged over time  (so that the rank of a site reflects both the number of users who visit  that site as well as the number of pages on the site viewed by those  users).</em></span></p></blockquote>
<p>Setelah berkeliling sejenak ke website-website yang membahas tentang Alexa, aku jadi pengen mencoba ?</p>
<p><strong>5 Tips Untuk Meningkatkan Ranking Alexa :</strong></p>
<p><strong>1. Alexa Traffic</strong><br />
Langkah yang paling dasar : Get lot of site traffic! Karena ide awal  dari Alexa rank adalah untuk menentukan website mana yang memiliki  traffic paling banyak dengan asumsi, banyak traffic = lebih populer.  Yep, Alexa pada dasarnya adalah ranking popularistas suatu website.</p>
<p><strong>2. Alexa Toolbar</strong><br />
Menggunakan browser yang terinstall toolbar Alexa bisa ningkatin  ranking website kamu. Sebenarnya bukan hanya websitemu, setiap website  yang dikunjungi browser yang terinstall toolbar Alexa juga mendapat  “nilai” yang akan diperhitungkan dalam ranking. Lalu, bukankah  pengunjung pasti dari websitemu adalah dirimu sendiri? So, kalau  browsermu sudah terinstall toolbar, maka penambahan point ranking akan  terjadi secara otomatis! Nah, toolbar Alexa tersebut bisa di install melalui link berikut :<br />
<a title="www.tubagusivan.com" href="http://www.alexa.com/toolbar" target="_blank"><img src="http://client.alexa.com/download/images/install_now.gif" border="0" alt="" width="130" height="40" /></a></p>
<p><strong>3. Alexa Widget</strong><br />
Pasang Alexa site stat widget di websitemu. Alexa site stat ini  mengandung javascript yang mengantarkan setiap data pengunjung (ping) ke  server Alexa sehingga statistik  Alexa menjadi lebih akurat. Scriptnya bisa diambil di sini. Tinggal copy  paste. Ga perlu malu pasang Alexa widget yang gede, untuk mencapai  hasil yang diinginkan tentunya ada harga yang harus dibayar kan? Siapa  sangka dulunya ranking 3 juta-an sekarang ranking 300 ribuan?</p>
<p><strong>4. Alexa Redirection</strong><br />
Gunakan Alexa redirection setiap berkunjung ke websitemu. Formatnya seperti berikut:</p>
<p>http://redirect.alexa.com/redirect?www.tubagusivan.com</p>
<p>(Ganti www.tubagusivan.com dengan URL websitemu)<br />
Alexa Redirection sudah tidak berfungsi lagi. Setiap loading page dengan link ini akan muncul pesan 404.</p>
<blockquote><p><span style="color: #3366ff;">404 Not Found</span><br />
<span style="color: #3366ff;"> The requested URL /redirect was not found on this server.</span></p></blockquote>
<p><strong>5. Alexa Blog/Content</strong><br />
Tulis/blog tentang Alexa di blogmu. Webmaster dan Blogger suka cara-cara untuk meningkatkan ranking Alexa. Ya… mungkin seperti yang dibaca sekarang ini.</p>
<p><strong>Mengapa Alexa penting ? </strong><br />
Jawabannya, karena ada beberapa website layanan iklan komersil yang memberikan syarat ranking Alexa dalam batasan tertentu. <a href="http://www.reviewme.com/" target="_blank">ReviewMe</a>, <a href="http://www.text-link-ads.com/?ref=143904" target="_blank">Text Link Ads</a> dan <a href="http://www.sponsoredreviews.com/?aid=21714" target="_blank">Sponsored Reviews</a> adalah 3 diantaranya dan masih banyak lagi. Jikapun kita tidak  berkeinginan menggunakan layanan iklan komersil atau tidak ingin  menjadikan blog kita sebagai monetize blog, peningkatan ranking Alexa  bisa dipandang sebagai upaya untuk melakukan sedikit optimasi yang bisa  bermanfaat bagi kwalitas blog.</p>
<p><em>Sumber : andaka.com<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/05/26/cara-meningkatkan-ranking-alexa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengemis Yahudi dan Rasulullah SAW</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/04/30/pengemis-yahudi-dan-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/04/30/pengemis-yahudi-dan-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 06:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak Nabi Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya. Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-258" title="Nabi Muhammad" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/04/Nabi-Muhammad.jpeg" alt="" width="259" height="194" /></a>Di  sudut pasar  Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap  harinya selalu berkata  kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai  saudaraku, jangan dekati  Muhammad, dia itu orang gila, dia itu  pembohong, dia itu tukang sihir, apabila  kalian mendekatinya maka  kalian akan dipengaruhinya.</p>
<p>Namun, setiap pagi  Muhammad  Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa   berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang  dibawanya kepada  pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui  bahwa yang menyuapinya itu  adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW  melakukan hal ini setiap hari sampai  beliau wafat.</p>
<p>Setelah  wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang  membawakan makanan  setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari  sahabat  terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya   Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW  dan beliau  bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan  kekasihku yang belum aku  kerjakan?<br />
<span id="more-257"></span>Aisyah RA menjawab,Wahai  ayah, engkau adalah seorang ahli  sunnah dan hampir tidak ada satu  kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan  kecuali satu saja.<br />
Apakah  Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah  SAW selalu pergi ke  ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis  Yahudi  buta yang ada disana, kata Aisyah RA.</p>
<p>Keesokan harinya Abubakar   RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis  itu.  Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu  kepadanya.<br />
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik,  Siapakah kamu?<br />
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi  engkau).<br />
Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si  pengemis buta itu.</p>
<p>Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini  memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah.<br />
Orang  yang biasa mendatangiku  itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu  dihaluskannya makanan tersebut,  setelah itu ia berikan padaku, pengemis  itu melanjutkan perkataannya.</p>
<p>Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata  kepada pengemis itu,<br />
Aku  memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku  adalah salah seorang  dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia  adalah Muhammad  Rasulullah SAW.</p>
<p>Seketika itu juga pengemis itu pun  menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,<br />
Benarkah   demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak  pernah  memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan  setiap pagi, ia  begitu mulia&#8230;.</p>
<p>Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat  di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.</p>
<p>Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq  Rasulullah SAW?<br />
Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau?<br />
Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.</p>
<p>Kalaupun  tidak  bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya  kita berusaha  meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang  kita sanggup  melakukannya.</p>
<p>Shadaqah Jariah merupakan salah satu yang dapat dilakukan,  pahalanya?<br />
Subhanallah&#8230; akan terus berjalan</p>
<p>Shadaqah  Jariah bisa menjadi pahala yang tak berakhir :</p>
<p>1. Berikan al-Quran pada  seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.</p>
<p>2. Sumbangkan  kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.</p>
<p>4. Bantu pendidikan seorang anak.</p>
<p>5. Ajarkan seseorang sebuah  do&#8217;a. Pada setiap bacaan do&#8217;a itu, Anda dapat hasanah.</p>
<p>6. Bagi CD Quran  atau Do&#8217;a.</p>
<p>7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.</p>
<p>8.  Tempatkan pendingin air di tempat umum.</p>
<p>9. Tanam sebuah pohon. Setiap  seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.</p>
<p>10.   Bagikan Artikel  ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan   salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.</p>
<p>Aminnnnnn&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/04/30/pengemis-yahudi-dan-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengabdian Atas Nama Cinta</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/04/28/pengabdian-atas-nama-cinta/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/04/28/pengabdian-atas-nama-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 13:58:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Bekerja dengan ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian atas nama cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimanakah seseorang tahan berjam &#8211; jam bekerja seolah tak mengenal lelah ?  apa pula rahasia pekerja di lepas pantai yang meninggalkan Anak Istri bertarung dengan angin dan badai ? bagaimana juga dengan para Petani, Nelayan, Kuli, Sopir Angkutan, Pekerja berat yang tahan membanting tulang ditengah terik panas atau dinginnya malam. Kekuatan apa yang mendorong mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="www.tubagusivan.com"><img class="size-medium wp-image-252 aligncenter" title="25410" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/04/25410-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Bagaimanakah seseorang tahan berjam &#8211; jam bekerja seolah tak mengenal lelah ?  apa pula rahasia pekerja di lepas pantai yang meninggalkan Anak Istri bertarung dengan angin dan badai ? bagaimana juga dengan para Petani, Nelayan, Kuli, Sopir Angkutan, Pekerja berat yang tahan membanting tulang ditengah terik panas atau dinginnya malam.</p>
<p>Kekuatan apa yang mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental ? sedangkan disudut sempit yang lain, banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.</p>
<p><span id="more-251"></span>Kekuatan itu bernama Cinta. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian bagi dan kepada siapakah Mereka mempersembahkan hasil kerja Mereka, kepada Keluarga nun jauh disana, kepada Masyarakat banyak yang membutuhkan karya Mereka, Kepada Alam yang mengasuh Mereka, kepada Masa Depan kehidupan yang sejahtera, atau kepada hati tempat Cinta itu mengalir.</p>
<p>Bila Anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang waktu kerja Anda beberapa jam saja, maka kenanglah punggung bungkuk seorang Kakek yang menarik sampah Kota ini. Beliau memiliki sesuatu yang Ia cintai, yang kepadanya Ia ulurkan kerja, kepada Beliau Kita belajar tentang  <span style="color: #0000ff;"><em><strong>&#8221; Pengabdian Atas Nama Cinta &#8220;</strong></em>.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/04/28/pengabdian-atas-nama-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosen dan Mahasiswa</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/04/26/dosen-dan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/04/26/dosen-dan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 14:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Batu besar]]></category>
		<category><![CDATA[batu kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[dosen dan mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari seorang Dosen sedang memberi kuliah tentang Manajemen waktu pada para Mahasiswa MBA, dengan penuh semangat Ia berdiri depan kelas dan berkata &#8221; Okay , Sekarang waktunya untuk quis &#8221; kemudian Ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja, kemudian Ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="www.tubagusivan.com"></a><a href="www.tubagusivan.com"><img class="size-medium wp-image-245 aligncenter" title="teacher1" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/04/teacher1-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Suatu hari seorang<span style="color: #0000ff;"> Dosen</span> sedang memberi kuliah tentang Manajemen waktu pada para <span style="color: #0000ff;">Mahasiswa</span> MBA, dengan penuh semangat Ia berdiri depan kelas dan berkata &#8221; Okay , Sekarang waktunya untuk quis &#8221; kemudian Ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja, kemudian Ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukan kedalam ember, Ia bertanya pada kelas &#8221; Menurut Kalian apakah ember ini telah penuh ? &#8220;.</p>
<p>Semua <span style="color: #0000ff;">Mahasiswa</span> serentak berkata, &#8221; Ya &#8220;.</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Dosen </span>bertanya kembali &#8221; Sungguhkan Demikian ? &#8221; Kemudian dari dalam meja Ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil, Ia menuangkan kerikil &#8211; kerikil itu kedalam ember lalu, mengocok ngocok ember itu sehingga kerikil &#8211; kerikil itu turun kebawah mengisi celah &#8211; celah kosong diantara batu &#8211; batu. Kemudian, sekali lagi Ia bertanya pada kelas , &#8221; Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh? &#8220;.</p>
<p><span id="more-235"></span>Kali ini para <span style="color: #0000ff;">Mahasiswa</span> terdiam. Seseorang menjawab , &#8221; Mungkin belum &#8220;.</p>
<p>&#8221; Bagus sekali, &#8221; sahut <span style="color: #0000ff;">Dosen</span>, kemudian Ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya kedalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah &#8211; celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, Ia bertanya pada kelas, &#8221; Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh ? &#8221;</p>
<p>&#8221; Belum ! &#8221; sahut <span style="color: #0000ff;">seluruh</span> <span style="color: #0000ff;">kelas </span></p>
<p>Sekali lagi Ia berkata, &#8221; Bagus, bagus sekali &#8220;kemudian Ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya kedalam ember sampai ke bibir ember, lalu Ia menoleh <span style="color: #0000ff;">kekelas </span>dan bertanya, &#8221; Tahukah kalian  apa maksud ilustrasi ini ? &#8220;.</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Seorang Mahasiswa</span> dengan semangat mengacungkan jari dan berkata &#8221; Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kuliah kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya &#8220;.</p>
<p>&#8221; Oh..Bukan &#8221; <span style="color: #0000ff;">sahut Dosen</span> &#8221; Bukan itu maksudnya &#8221; Kenyataan dan illustrasi mengajarkan pada Kita bahwa : Bila Anda tidak memasukkan &#8221; <span style="color: #0000ff;">Batu Besar</span> &#8221; terlebih dahulu, maka Anda tidak akan bisa memasukan semuanya.&#8221;</p>
<p>Apa yang dimaksud dengan &#8221; <span style="color: #0000ff;">Batu Besar</span> &#8221; Bisa diumpamakan adalah hidup Anda, Anak &#8211; anak Anda, Pasangan Anda, Pendidikan Anda, Hal &#8211; hal yang penting dalam hidup Anda, Mengajarkan sesuatu pada orang lain, Melakukan pekerjaan yang Anda cintai, Waktu untuk diri sendiri, Kesehatan anda, Teman Anda, atau Semua yang berharga.</p>
<p>Ingatlah untuk selalu mendahulukan / memasukan &#8216; Batu Besar &#8221; pertama kali atau Anda akan kehilangan semuanya, bial Anda mengisinya dengan hal &#8211; hal kecil ( seperti kerikil dan pasir ) maka hidup Anda akan penuh dengan hal &#8211; hal kecil yang merisaukan Anda, dan ini semestinya tidak perlu, karena dengan demikian Anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya Anda perlukan untuk hal &#8211; hal yang besar dan penting.</p>
<p>Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri Anda sendiri &#8221; Apakah Batu Besar dalam hidup Saya?  &#8221; lalu kerjakan itu pertama kali</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/04/26/dosen-dan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Malaikat Untuk Hambanya Yang Soleh</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/04/24/doa-malaikat-untuk-hambanya-yang-soleh/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/04/24/doa-malaikat-untuk-hambanya-yang-soleh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 03:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[doa malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat shubuh]]></category>
		<category><![CDATA[shubuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[1. Orang yang tidur dalam keadaan berwudhu. Rasulullah SAW bersabda, “ Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ” Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci ”. (Riwayat Ibnu Hibban ) 2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="www.tubagusivan.com"><img class="aligncenter size-medium wp-image-238" title="dsc02355shubuh" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/04/dsc02355shubuh-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Orang yang tidur dalam keadaan berwudhu.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ” Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci ”.</p>
<p><em>(Riwayat Ibnu Hibban )</em></p>
<p><strong>2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘ Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia ’”</p>
<p><em>(Riwayat Muslim )</em></p>
<p><strong>3. Orang yang berada di shaf barisan depan berjemaah.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada (orang–orang) yang berada pada shaf–shaf terdepan  ”</p>
<p><em>(Riawayat Abu Daud)</em></p>
<p><strong><span id="more-237"></span>4. Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam shaf).</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang–orang yang menyambung shaf–shaf ”</p>
<p><em>(Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim)</em></p>
<p><strong>5. Orang yang mengucapkan ‘aamin’ ketika imam selesai membaca Al Fatihah. </strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Jika seorang Imam membaca ‘ ghairil maghdhuubi ‘ alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, kerana barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya masa lalu ”.</p>
<p><em>(Riwayat Bukhari)</em></p>
<p><strong>6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah selesai sholat.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Para malaikat akan selalu berselawat kepada salah satu di antara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘ Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia ”</p>
<p><em>(Riwayat Imam Ahmad)</em></p>
<p><strong>7. Orang yang sholat subuh dan ashar secara berjemaah.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Para malaikat berkumpul pada saat sholat subuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ? ’, mereka menjawab, ‘ Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”</p>
<p><em>(Riwayat Imam Ahmad)</em></p>
<p><strong>8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”</p>
<p><em>(RiwayatMuslim)</em></p>
<p><strong>9. Orang–orang yang berinfak.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang bakhil’”</p>
<p><em>(Riwayat Bukhari dan Muslim)</em></p>
<p><strong>10. Orang yang sedang makan sahur.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada orang–orang yang sedang makan sahur”</p>
<p><em>(Riwayat Ibnu Hibban dan Thabrani)</em></p>
<p><strong>11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga subuh ”</p>
<p><em>(Riwayat Imam Ahmad)</em></p>
<p><strong>12. Orang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.</strong><br />
Rasulullah SAW bersabda, “ Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya berselawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain ”</p>
<p><em>(Riwayat Tirmidzi)</em></p>
<p>Wallahu a’lam. Moga mendapat rahmat dari Allah Taala. Amin…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/04/24/doa-malaikat-untuk-hambanya-yang-soleh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menahan Amarah</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/04/01/menahan-amarah/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/04/01/menahan-amarah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 23:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[amarah]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[marah]]></category>
		<category><![CDATA[menahan amarah]]></category>
		<category><![CDATA[paku]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang Anak laki laki yang bersifat pemarah, untuk mengurangi kebiasaan marah sang Anak, Ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada Anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah &#8230; Hari pertama Anak itu telah memakukan 36 paku kepagar belakang setelah 36 kali marah, lalu secara bertahap jumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="aligncenter size-medium wp-image-231" title="musim-bunga" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/04/musim-bunga-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Suatu ketika, ada seorang Anak laki laki yang bersifat pemarah, untuk mengurangi kebiasaan marah sang Anak, Ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada Anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah &#8230;</p>
<p>Hari pertama Anak itu telah memakukan 36 paku kepagar belakang setelah 36 kali marah, lalu secara bertahap jumlah itu berkurang, dan dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.</p>
<p>Akhirnya tibalah hari dimana Anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya, Dia memberitahukan hal ini kepada Ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar Dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana Dia tidak marah.</p>
<p>Hari &#8211; hari berlalu dan Anak laki &#8211; laki itu akhirnya memberitahu Ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya, lalu sang Ayah menuntun <span id="more-230"></span>Anaknya ke pagar, &#8221; <em>Hmm&#8230;.Kamu telah berhasil dengan baik Anakku, tapi, lihatlah lubang &#8211; lubang di pagar ini , pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya, ketika Kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata &#8211; katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini&#8230;di hati orang lain</em>.&#8221;</p>
<p>&#8221; <em>Kamu dapat menusukan pisau pada Seseorang , lalu mencabut pisau itu&#8230;Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada..dan luka karena kata &#8211; kata adalah sama buruknya dengan luka fisik&#8230;</em>&#8220;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/04/01/menahan-amarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mawar Untuk Ibu</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/03/29/mawar-untuk-ibu/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/03/29/mawar-untuk-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 16:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[arti ibu]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[bunga mawar]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ibuku]]></category>
		<category><![CDATA[Mamah]]></category>
		<category><![CDATA[mawar]]></category>
		<category><![CDATA[mawar merah]]></category>
		<category><![CDATA[MOM]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat Untuk Anak]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Pemuda tampan berhenti di toko bunga untuk memesan seikat bunga mawar yang akan di paketkan kepada sang Ibu yang tinggal sejauh 350 km dari rumahnya, begitu keluar dari mobilnya, Ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu &#8211; sedu. Pemuda itu menanyainya &#8221; Kenapa &#8221; dan di jawab oleh gadis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="alignleft size-medium wp-image-214" title="ArtiIbu" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/03/ArtiIbu-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Seorang <strong>Pemuda tampan</strong> berhenti di toko bunga untuk memesan <strong>seikat bunga mawar </strong>yang akan <em><strong>di paketkan</strong></em> kepada sang <strong>Ibu</strong> yang tinggal sejauh 350 km dari rumahnya, begitu keluar dari mobilnya, Ia melihat seorang <strong>gadis kecil</strong> berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu &#8211; sedu. <strong>Pemuda</strong> itu menanyainya &#8221; <em>Kenapa</em> &#8221; dan di jawab oleh gadis kecil &#8221; <em>Saya ingin membeli setangkai <strong>bunga mawar merah untuk Ibu</strong> <strong>Saya</strong>, tapi Saya cuma punya uang seribu saja, sedangkan harga <strong>mawar </strong>itu dua rib</em><em>u</em>. &#8221;</p>
<p><strong>Pemuda itu tersenyum</strong> dan berkata &#8221; <em>Ayo ikut, Aku akan membelikanMu bunga yang Kau mau</em> &#8220;, kemudian Ia membelikan gadis kecil itu  <strong>setangkai mawar merah</strong> , sekaligus memesankan<strong> karangan bunga</strong> untuk dikirimkan ke <strong>Ibunya</strong>.</p>
<p>Ketika selesai dan hendak pulang, Ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang kerumah. Gadis kecil itu melonjak gembira , katanya &#8221; <em>Ya tentu Saya mau, tapi maukah anda mengantarkan ketempat <strong>Ibu Saya</strong></em> dulu ? &#8220;.</p>
<p><span id="more-213"></span>Kemudian Mereka berdua menuju ketempat yang ditunjukan gadis kecil itu, yaitu pemakaman umum , dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.</p>
<p>Melihat hal itu, <strong>hati pemuda</strong> itu menjadi trenyuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali menuju ke <strong>toko bunga</strong> <strong>tadi</strong> dan membatalkan kirimannya. Ia mengambil  <strong>karangan bunga</strong> yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 350 km menuju <strong>rumah Ibunya</strong>.</p>
<p><em><strong>I LOVE YOU MOM</strong></em>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.!!!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/03/29/mawar-untuk-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misi Hidup dalam Sebuah Kerja</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/03/13/misi-hidup-dalam-sebuah-kerja/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/03/13/misi-hidup-dalam-sebuah-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 13:18:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kuli]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang nasi]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja kuli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita tua bertubuh gemuk , dengan senyum jenaka di sela &#8211; sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi Mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murahnya. Seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="alignleft size-medium wp-image-205" title="penjual korma" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/03/penjual-korma-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Seorang wanita tua bertubuh gemuk , dengan senyum jenaka di sela &#8211; sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi Mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murahnya.</p>
<p>Seseorang berkata &#8221; Sungguh mustahil di jaman sekarang ada orang yang bisa berdagang dengan harga semurah itu,  apa ada untungnya..  ??&#8221; ,Wanita itu terkekeh &#8211; kekeh menjawab, &#8221; <em>Yang penting Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun saja sudah cukup</em> &#8220;. <em>Tapi bukankah Ibu bisa menaikan harga sedikit</em>..?, sekali lagi Ia terkekeh ,<em> &#8221; Lalu bagaimana kuli &#8211; kuli itu bisa membeli ??,  siapa yang mau menyediakan sarapan buat Mereka ? &#8220;.</em> katanya sambil menunjuk kepada para lelaki yang kini berlompatan naik keatas truk mengantar mereka ke tempat kerjanya.</p>
<p>Oh&#8230;..!! Betapa cantiknya, bila sebongkah misi hidup di padukan dalam sebuah kerja. Orang &#8211; orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana Wanita tua di atas, yang bekerja demi setitik kesejahtraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam kerja. Menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/03/13/misi-hidup-dalam-sebuah-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segelas Minuman</title>
		<link>http://tubagusivan.com/2011/03/13/segelas-minuman/</link>
		<comments>http://tubagusivan.com/2011/03/13/segelas-minuman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 07:10:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>www.tubagusivan.com</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[cita cita]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[menolong sesama]]></category>
		<category><![CDATA[pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tubagusivan.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Seorang anak yang bercita cita tinggi, Ia berusaha sekuat tenaga untuk menjadi anak yang berprestasi disekolahnya, karna ia tahu, bahwa dirinya bukan termasuk orang kaya yang dengan mudah dapat sekolah dan mendapatkan segala fasilitas apa saja untuk dirinya, orang tuanya hanya pedagang kecil yang dengan susah payah dan banting tulang hanya untuk menghidupi dan membiayai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="www.tubagusivan.com"><img class="alignleft size-medium wp-image-200" title="silver-gold-55" src="http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2011/03/silver-gold-55-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Seorang anak yang <strong>bercita cita tinggi</strong>, Ia berusaha sekuat tenaga untuk menjadi <strong>anak yang berprestasi</strong> disekolahnya, karna ia tahu, bahwa dirinya bukan termasuk orang kaya yang dengan mudah dapat sekolah dan mendapatkan segala fasilitas apa saja untuk dirinya, orang tuanya hanya pedagang kecil yang dengan susah payah dan banting tulang hanya untuk menghidupi dan membiayai keluarganya.</p>
<p>Pada suatu ketika Anak ini mengikuti kegiatan berolah raga di sekolahnya, Ia berlari mengikuti arahan dari gurunya untuk berlari mengitari jalan yang telah di tunjuknya hingga akhirnya akan kembali ke lokasi tempat sekolahnya berada.</p>
<p>Setelah ia berlari lari cukup jauh lalu ia berhenti sejenak bersama teman – temannya, dan mereka beristirahat beberapa saat, diantara mereka bahkan ada yang membeli minuman kecil dari Ibu warung yang berada di sekitar, Sianak ini ingin sekali membeli minuman seperti temannya, tapi Ia sadar bahwa dirinya tidak memiliki uang dan bagi dia pantang untuk meminta minta pada temannya, walaupun mungkin temannya itu pasti akan memberikannya.</p>
<p><span id="more-199"></span></p>
<p>Pada saat itu Ibu warung ini melihat kearah dia, dan Ibu ini melihat sepertinya Anak ini kehausan sekali, tapi kenapa dia tidak membeli minuman…oh mungkin ia kehabisan uang pikir si Ibu tersebut, lalu Ibu ini memberikannya segelas minuman kepada sianak ini. Dan sianak merasa senang sekali tapi Ia sadar kalu dirinya tidak mempunyai uang, “ <em>tidak usah Bu saya tidak haus ko jawab si anak</em>…”, lalu Ibu ini menjawab “ <em>tidak apa – apa nak ini gratis ko Ibu berikan untukMu</em>..”, terimaksih Bu jawab si anak dengan hati yang senang.</p>
<p>Kejadian itu sangat membekas sekali di hati sianak, dan Ia bersyukur ternyata di jaman sekarang ini masih banyak orang – orang yang berhati mulia seperti Ibu tadi.</p>
<p>Singkat cerita setelah 25 tahun ternyata si Anak ini sekarang sudah menjadi seorang dokter bedah yang sangat terkenal di kotanya, dan semua itu dapat Ia raih karna Doa dan usahnya selama ini terutama dukungan penuh dari kedua orang tuanya, dan Ia selalu bersyukur atas apa apa yang telah Allah S W T berikan kepadanya.</p>
<p>Pada suatu hari, Ia menerima pasien yang harus segera di operasi, dan pada saat melihat Pasiennya,  sangat terkejutlah dokter ini…. Ia mengenal sekali pasien ini , ternyata Ibu ini adalah Ibu yang pernah menolongnya dulu sewaktu Ia masih duduk dibangku sekolah dasar, masih lekat dalam ingatannya, bagaimana dulu Ia pernah di tolong oleh Ibu ini,  dengan memberikannya segelas minuman kepadanya.</p>
<p>Setelah beres operasi, ternyata biaya nya hampir 85 juta rupiah, lalu si dokter memanggil si perawat, “ <em>Suster tolong semua biaya operasi Ibu ini  ditagihkan kepada Saya</em> ..”, “ <em>Baik dokter</em>.”, jawab siperawat.</p>
<p>Dan pada saat Ibu ini telah siuman dan kondisinya sudah semakin membaik, maka Ia diperbolehkan untuk pulang…, dan  ketika Ibu ini akan membayar semua biaya di kasir,  terkejutlah Ibu ini …!!, ternyata semua biaya tagihan rumah sakit sudah ada yang membayarnya. Lalu Ibu ini bertanya  &#8221; <em>siapakah yang telah membayarnya</em>…??, “ <em>dokter yang mengoperasi Ibu</em> “ jawab si perawat.</p>
<p>Lalu si Ibu ini ingin bertemu mengucapkan terima kasih kepada dokter yang telah menolongnya, dan ketika bertemu, dokter ini menceritakan, bahwa Ia adalah Anak yang dulu pernah ditolongnya sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar dengan segelas minuman, dan Ibu ini sangat terharu dan berterima kasih serta  bersyukur atas semua ini.</p>
<p>NB : Sekecil apapun pertolongan itu jika dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas, maka Allah S W T akan membalasnya dengan berlipat ganda dan dengan tidak di sangka sangka, berlomba – lomba lah dalam hal kebaikan untuk bekal di ahirat kelak.Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tubagusivan.com/2011/03/13/segelas-minuman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

